Prof Akbar Silo Optimis Tidak Ada Kolom Kosong di Pilkada Selayar

0 Komentar



Selayar, newsline.id Bakal calon Bupati Kepulauan Selatan Prof Akbar Silo optimis menjadi penantang petahana di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kepulauan Selayar yang akan digelar September 2020.

Sejauh ini Prof Akbar Silo sudah mematangkan diri untuk maju Pilkada di Bumi Tanadoang, julukan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Bahkan belakangan ini Prof Akbar Silo mengaku telah intens menjalin komunikasi dengan elit politik mulai dari tingkat Kabupaten sampai di tingkat pusat untuk mendapatkan rekomendasi usungan.

“Saya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai. Saya juga telah mendaftar di delapan partai dan intensi melakukan pendekatan dan komunikasi politik di semua jenjang mulai dari kabupaten, provinisi sampai pusat. Ini kan namanya upaya,” kata Prof Akbar Silo saat ditemui di Kedai Kangen,  Jalan Faisal 12, Makassar (30/01).

Guru Besar dari Universitas Cendrawasih Papua ini mengaku tidak akan maju lewat jalur independen. Pasalnya, Akbar Silo optimis bisa mendapat tiket usungan partai politik di Pilkada Selayar.

Apalagi sampai saat ini belum ada satupun kandidat calon rivalnya yang telah mengantongi rekomendasi.

“Pihak lain mengklaim silahkan karena haknya dia sebagai warga negara dan peserta pilkada. Tapi saya juga berhak mengklaim. Cuma saya tidak perlu ekspose,” sebutnya.

“Karena dari delapan partai yang saya daftar sudah ada yang mengerucut dan ada yang baru buka pintu. Banyak macam lah skalanya. Tapi saya tidak bisa sebut partai mana. Kalau saya mendahului, takut nanti ada yang tersinggung,” sebutnya.

Untuk menghadapi petahana pada Pilkada Selayar, Akbar mengaku telah mempersiapkan strategi yang tepat. Meskipun demikian, ia belum mau membocorkan lebih jauh strateginya.

“Ada strategi tapi itu tidak boleh dibocorkan, nanti kalau saya publik dia tau strategis saya,” sebutnya.

Akbar juga menanggapi soal wacana petahanan akan melawan kolom kosong di Pilkada Selayar. Ia berharap Pilkada Selayar tidak ada kolom kosong.

“Mereka punya kalkulasi politik. Dia mengggap saya dan lain tidak apa apanya dan kepercayaan dirinya terlalu tinggi. Itu yang bilang kotak kosong dia tidak tau pergerakan kita,” tuturnya.

Sekedar diketahui, menghadapi kontestasi Pilkada Selayar pada 23 September 2020, Prof Akbar Silo menggandeng Daeng Marowa yang merupakan Presiden Direktur PT. Prime Strategy Indonesia, sebuah perusahaan multinasional yang berafiliasi dengan Jepang.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar