Pemkab Barru Jemput 3 Warganya Yang di Deportasi Diraja Malaysia

0 Komentar

Barru,Newsline.id- Pemkab Barru melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 menjemput warga asal barru yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia, di Pelabuhan Parepare, Jumat (5/5/2020).

Sebanyak lima warga Kabupaten Barru yang di pulangkan oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia, namun hanya tiga orang yang telah tiba di pelabuhan Parepare.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Barru langsung melakukan Rapid Test di Pelabuhan Parepare.

Salah seorang warga yang dideportasi bernama Hisam Bin Kamaruddin mengungkapkan, karena mereka tidak memiliki dokumen resmi perjalanan seperti paspor.

Sementara Masbudi yang juga ikut di deportasi Diraja Malaysia alasannya telah melintas mengambil ikan dilaut Malaysia sehingga terjaring polisi setempat.

“Setelah ditahan dipenampungan tak ada lagi pekerjaan dan hanya pasrah ketika dikembalikan di Indonesia, ungkap Masbudi.

Sekertaris Daerah Kabupaten Barru, Abustan AB mengungkapkan ke tiga warga yang telah melalui 4 kali uji swab dinyatakan Negatif dari Covid-19.

“Intinya, harus steril dari Covid-19, baru bisa kita antar ke rumah keluarganya masing-masing,”ujar Abustan.

Lanjut Abustan mengatakan, pemerintah akan menjamin para warga tersebut selama karangtina. Ia berharap keluarga bisa datang tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sekadar diketahui, 5 warga Barru ini dideportasi oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia bersama 145 warga Sulsel lainnya. Sebagian di antara mereka, ditemukan tidak melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian.

Adapun identitas warga yang di deportasi atau dipulangkan oleh Pemerintah Diraja Malaysia antara lain,

  1. Hisyam Bin Kamaruddin Alamat Limpo, Desa Pujananting Kecamatan Pujananting , Kabupaten Barru, Pekerjaan Sopir.
  2. Masbudi Alamat Mattapawalie, Kecamatan Pujananting Pekerjaan Menjahit.
  3. Herdi Bin Efendy  Alamat Desa  Lalabata ,Kecamatan Tanete Rilau pekerjaan  Buruh Sawit.
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar