Lanjutkan Program LTT, Suardi Saleh Tanam Bibit di Sawah

0 Komentar

Barru,Newsline.id- Dihari kerja pasca lebaran Idul Fitri 2020, Bupati Barru, Suardi Saleh ditemani Wakil Bupati dan Sekda turun memulai aktifitas kerjanya di ladang sawah.

Bagaimana tidak, Mantan ketua Bapedda Pinrang itu ternyata melanjutkan gerakan tanam bersama, Dimana kegiatan tersebut merupakan program pemerintah tentang luas tambah tanam (LTT) musim tanam 2020.

Suardi Saleh mengemukakan, bahwa musim tanam tahun ini sudah ada sekitar 50% bibit benih yang sudah ditanam oleh para petani sesuai target yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Barru.

“Pemerintah Kabupaten Barru dalam musim tanam gaduh tahun 2020, bibit benih yang sudah ditanam telah mencapai 50% dari target pemerintah pusat sebanyak 8.700 hektar (lahan) tanam,” kata Suardi Saleh usai melaksanakan kegiatan di Kampung Buludua, Desa Balusu, Rabu (27/5/2020).

Namun, Suardi Saleh menyampaikan kepada para petani agar tak perlu khawatir akan potensi gagal panen. Sebab pemkab sudah mengantisipasi dengan mengasuransikan sejumlah petani.

“Kita telah mengantisipasi resiko petani kalau terjadi kegagalan panen (akibat musim kemarau dan banjir) dengan menyiapkan asuransi pada tahun ini, sekira Rp6.000.000 per hektar,” tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian, Ir Ahmad MM menambahkan, khusus penanaman padi di Bulu Dua diupayakan Indeks Pertamanan (IP) 300 atau 3x panen dari target nasional untuk Barru sebanyak 8.700 hektar.

“Kecamatan Balusu dibanding kecamatan lainnya, IP-nya sudah 50% dari 300 IP yang ditargetkan. Sehingga Alhamdulillah, pusat menilai Barru menjadi daerah penyangga pangan.”, jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP. PKK Kabupaten Barru, drg. Hj. Hasnah Syam. MARS, Kadis Pertanian Barru, Ir. Ahmad, MM. Camat Balusu, A. Ika Syamsu Alam. DanRamil Soppengriaja-Balusu, Kapten Inf. Aris Surya. Kapolsek Balusu, Muhammad Arif, Ketua KT. Tuju Wali, Ramli Saleh.

Sekadar diketahui, Kabupaten Barru, selain sebagai salah satu kabupaten penyangga pangan nasional, Barru juga bakal menjadi penyangga pangan dan bahan dalam pembangunan ibukota negara baru di Kalimantan Timur.

Mengingat, daerah ini punya wilayah yang strategis, dan ditunjang keberadaan Kawasan Pelabuhan Garongkong yang dapat menjadi tol laut

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar