Koalisi Ormas dan Mahasiswa Kepung Mapolrestabes Makassar, Ini Tuntutannya…

0 Komentar

Makassar, newsline.id — Sekelompok massa yang mengatasnamakan diri Koalisi Ormas dan Mahasiswa Anti Premanisme tiba-tiba mendatangi Mapolrestabes Makassar, Jumat (13/12) sekira pukul 14. 30 wita.

Massa yang diperkirakan berjumlah 200 orang itu langsung memblokade Gerbang masuk Mapolrestabes Makassar dengan 2 ubit mobil pick up yang full dengan sound sistem sebagai alat utama dalam menyampaikan aspirasinya.

Nampak akses keluar masuk di kantor tersebut menjadi buntu lantaran ratusan massa yang tumpah ruah di depan Polrestabes Makassar.

Selanjutnya bergantian melakukan orasi. Pertama kali dilakukan oleh Jendral Lapangan Fuad, kemudian dilanjutkan orator yang cukup familiar pada tahun 2000-an yang sudah sangat jarang keliatan di jalanan ketika aksi.

Hal itu dibenarkan oleh Andi Aso (Korlap) bahwa pria tersebut adalah Atho Bachtiar yang ikut melakukan unjuk rasa menuntut keadilan atas kasus yang dialaminya.

“Dg Atho hari ini harus turun bersama dengan kami untuk mengawal langsung kasus penyerangan di kantor hukumnya, kami yang mendesak beliau untuk kembali turun kejalan selain mengawal kasus hukumnya sekaligus kami bernostalgia di jalanan bersama kawan kawan lain yang selama ini jarang berjumpa karna kesibukan masing-masing,” ujar Korlap Aksi Andi Aso dalam orasinya.

Selain itu, Andi Aso menyampaikan 4 poin tuntutan dalam orasinya. Pertama segera Tangkap dan Adili para pelaku dan otak penyerangan. Kedua Meminta Kapolrestabes untuk mengevaluasi oknum Kanit reskrim  Polsekta Rappocini. Ketiga, Meminta kepada pihak Kepolisian agar tidak memandang sepeleh kasus tersebut, dan keempat Memberi deatline waktu 3X24 jam kepada pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti Kasus ini.

“Jadi kami memberi penegasan deadline waktu 3×34 jam untuk menyelesaikan proses hukum yang dialami oleh rekan kami Dg Atho,” tegasnya.

Sekedar diketahui, bahwa karena Kapolrestabes ada rapat pemantapan pengamanan tahun baru, nanti sekitar pukul 16.00 wita barulah Kombes Yudhiawan Wibisono selaku Kapolrestabes Makassar menemui langsung pendemo dan meminta 15 org perwakilan untuk berdialog.

Adapun perwakilan pendemo antara lain Atho Bachtiar, Bang Acank, Bethel, Walinono, Sofyan, Adnan,  Andi Aso dll.

Dihadapan para perwakilan pendemo, Kapolrestabes Makassar mengutuk keras aksi penyerangan tersebut dan menyatakan sepakat dengan aksi hari ini.

“Ayo kita sama sama menumpas aksi premanisme di kota makassar,  dan kami akan segera menuntaskan kasus ini dan tidak akan tebang pilih,” pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar