Dua TPS Bertambah, KPU Palopo Kekurangan Kotak Dan Bilik Suara

0 Komentar
Abbas Johan, saat melakukan uji coba kotak suara yang terbuat dari kardus bersama Kapolres Palopo, AKBP Arsiansyah, serta Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi Dwi Saputra, di Aula Kantor KPU Palopo, Jl Pemuda, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Jumat (08/02/2019).

Abbas Johan, saat melakukan uji coba kotak suara yang terbuat dari kardus bersama Kapolres Palopo, AKBP Arsiansyah, serta Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi Dwi Saputra, di Aula Kantor KPU Palopo, Jl Pemuda, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Jumat (08/02/2019).

PALOPO, NEWSLINE.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo, masih menunggu tambahan logistik kotak suara dan bilik suara dari KPU Republik Indonesia (RI).

Pasalnya, KPU Palopo mengalami kekurangan logistik kotak suara dan bilik suara, jelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serta Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Itu sampaikan Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Johan, saat melakukan uji coba kotak suara yang terbuat dari kardus bersama Kapolres Palopo, AKBP Arsiansyah, serta Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi Dwi Saputra, di Aula Kantor KPU Palopo, Jl Pemuda, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Jumat (08/02/2019).

Abbas Johan menuturkan bahwa KPU Palopo masih mengalami sekitar 28 hingga 30 logistik kotak suara di luar adanya penambahan tempat pemungutan suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo.

“Kekurangnya itu sekitar 28 hingga 30 kotak suara, begitupun dengan bilik suara masih kurang sekitar 28,” ungkap Ketua KPU Palopo, Abbas Johan.

Kekurangan logistik ini, kata Abbas, terjadi karena logistik yang diterima pihak KPU Palopo tidak sesuai dengan jumlah permintaan yang dikirim KPU pusat.

“Logistik surat suara yang kami terima hanya 2.564, sementara kita butuhkan sekitar 2.584. Itu pun diluar penambahan dua TPS di Lapas,” katanya.

Untuk menutupi kekurangan ini, pihak KPU Palopo akan melakukan koordinasi dengan pihak KPU Sulsel serta KPU pusat.

“Kami akan koordinasi dengan KPU Sulsel dan KPU pusat terkait dengan kekurangan logistik ini,” tambahnya.

Selain logistik kotak suara dan bilik suara, pihak KPU Palopo juga masih mengalami kekurangan logistik sampul.

“Kami juga kekurangan sampul. Tapi itukan dari KPU Sulsel,” bebernya.

Diketahui, pihak KPU Palopo, baru melakukan perakitan terhadap ribuan kotak suara dan bilik suara di gudang logistik KPU dengan penagawasan ketat dari aparat kepolisian.

Penulis : Herianto
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar