Aliansi Peduli Nelayan Di Selayar Kembali Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

0 Komentar

Selayar, newsline.id — Aliansi Peduli Nelayan Kepulauan Selayar kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati dan DPRD, jalan Ahmad Yani, Senin (19/08/2019).

Puluhan massa aksi kembali menyikapi adanya pelarangan penggunaan kompresor sebagai alat bantu nelayan dalam menangkap ikan.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Aliansi Peduli Nelayan Muh. Sabir menegaskan bahwa aksi ini murni sebagai bentuk aspirasi masyarakat kepulauan yang notabenenya lebih banyak berprofesi sebagai nelayan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar merespon positif aksi kami,” kata Sabir, Koordinator aksi.

Adapun tuntutannya, alumni Universitas Muhammadiyah Makassar ini meminta kepada Pemerintah untuk memberikan toleransi kepada masyarakat penyelam dengan menggunakan kompresor.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk segera mengajukan Yudisial Review terhadap Undang – undang no. 45 tahun 2009.

“Kami meminta pemerintah memberikan toleransi penggunaan alat selam berupa kompresor kepada nelayan sebelum pemerintah memberikan alat selam yang memadai atau melakukan Yudisial Review,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang kami himpun, aksi APN di mulai sejak jam 10.00 wita dan sampai sekarang masih terus berlanjut hingga pukul 14. 00 wita.

Hingga sampai berita ini diturunkan, Bupati Selayar Muh. Basli Ali juga belum keluar dari gedung seperti pada aksi sebelumnya dengan menemui massa aksi dan berdialog bersama pihak DPRD Kepulauan Selayar.

Olehnya itu, selaku koordinator Aksi, pria yang akrab disapa Abil menegaskan untuk tidak meninggalkan lokasi sebelum Bupati Selayar keluar menemuinya.

“Kami tidak akan bubar sebelum Bupati menemui kami,” tegasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar