Satgas Antimafia Bola Curigai Persija Jakarta Terlibat Match Fixing, Ini Buktinya!

0 Komentar
Persija Jakarta

Persija Jakarta rayakan gelar juara Liga 1 Indonesia 2018

NEWSLINE.ID- Persija Jakarta diduga terlibat kasus Match Fixing atau pengaturan skor di sepakbola Indonesia.

Manajemen Juara Liga 1 2018 itu akan segera diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Polri.

Hal ini terjadi lantaran Satgas Antimafia Bola menemukan dokumen yang sengaja dirusak seseorang saat menggeledah kantor PT Liga Indonesia.

Dokumen itu merupakan dokumen keuangan klub Persija Jakarta.

“Terkait dengan dokumen keuangan dari Persija. Itu hasil keterangan dari para saksi. Tentang apa itu, kita dalami lagi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes, Syahar Diantono, dikutip dari detik.com, Senin (4/2/2018).

Syahar mengatakan dokumen itu sengaja dirusak sebelum tim datang melakukan penggeledahan. Satgas pun tak menutup kemungkinan akan memeriksa manajemen Persija terkait masalah ini.

“Nanti selanjutnya kita masih dalami dulu. Yang jelas, perbuatan itu memang benar ada, ada kesengajaan untuk menghilangkan dokumen. Tidak menutup kemungkinan bisa (manajemen Persija dipanggil),” ujarnya.

Satgas Antimafia Bola sebelumnya melakukan penggeledahan di dua lokasi, yaitu kantor PT Liga Indonesia dan kantor PT Gelora Trisula Semesta (GTS). Penggeledahan di PT Liga Indonesia merupakan tindak lanjut dari penyegelan yang semalam dilakukan penyidik.

Penyidik menggeledah kantor PT GTS, Menara Rajawali, Lantai 11, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, sejak pukul 13.30 WIB. Sementara kantor PT Liga Indonesia digeledah sejak pukul 15.00 WIB.

Saat menggeledah kantor PT Liga Indonesia, Satgas Antimafia Bolamenemukan kertas yang dihancurkan dengan mesin penghancur kertas. Polisi mencurigai kertas tersebut adalah barang bukti berupa dokumen terkait kasus dugaan pengaturan skor.

“Dalam proses penggeledahan, penyidik menemukan bekas-bekas kertas yang sudah didisposal atau dihancurkan menggunakan mesin penghancur kertas di lokasi PT LI,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/2).

Syahar menuturkan saat ini penyidik sedang mempelajari indikasi penghilangan barang bukti. Penyidik juga sedang memilah dokumen mana yang akan disita untuk nantinya dianalisa.

Satgas Antimafia Bola sebelumnya menyegel kantor PT Liga Indonesia di Rasuna Office Park DO-07 pada Kamis (31/1), pukul 22.00 WIB. Penyegelan terkait kasus dugaan pengaturan skoratas laporan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. 

Sumber : Detik.com
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar