Pengelolaan Markas PSM Makassar Masuk Bidikan KPK

0 Komentar
Stadion Mattoangin

Stadion Mattoangin

MAKASSAR, NEWSLINE.ID– Markas PSM Makassar yakni Stadion Mattoangin masuk dalam bidikan penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini ditengarai lantaran Stadion yang diklaim milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan itu, tak pernah menyetorkan sepeser pun pendapatannya selama bertahun-tahun.

Pemprov Sulsel menyebut Stadion Mattoangin yang saat ini dikelola oleh Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) telah melakukan pelanggaran.

Sehingga Pemprov Sulsel pun menggandeng KPK untuk melakukan proses audit.

Dilansir dari kabarnews.com, Kordinator Wilayah VIII, Korsubgah KPK Adlinsyah Nasution yang menangani Sulsel, Sulbar, Sultra, Papua, dan Papua Barat lakukan pertemuan dengan Pemprov Sulsel soal penataan aset daerah.

Salah satu perhatian utama KPK saat ini adalah pengelolaan aset pemprov yang berujung komersialisasi, namun tidak sepersen pun memberikan pemasukan pendapatan ke daerah, seperti Stadion Andi Matalatta Mattoanging yang dikelola Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS).

Adlinsyah mengatakan pihaknya sudah memiliki data terkait stadion tersebut, dari Biro Pengelola Barang dan Aset Setda Sulsel. Sehingga, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil YOSS selaku pengelola saat ini.

“Nanti kita undang YOSS ke sini, kita undang ke sini berbicara masalahnya apa. Karena sudah bertahun-tahun masalah komersialisasi aset lapangan,” ucapnya usai rapat tertutup dengan Pemprov Sulsel di ruang rapat pimpinan kantor Gubernur Sulsel. Selasa (12/2/2019).

Olehnya itu, Aldiansyah sebut pihaknya butuh menggali data yang lebih valid lagi untuk melakukan penindakan lebih jauh. Dirinya mengaku KPK terlebih dulu akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait soal penataan aset daerah.

“Kalau memang menghasilkan harus ada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) nya. Sekarang miliki itu harus ada bukti surat-surat mereka harus perlihatkan oleh yayasan dengan Pemda,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan pihaknya telah mempercayakan KPK untuk membuat Pemprov Sulsel dalam melakukan inventarisasi aset-aset daerah.

”Kita sudah didampingi KPK dalam menata aset-aset kita yang masih banyak belum teridentifikasi, seperti halnya stadion Mattoanging,” pungkasnya.

Sumber : Kabarnews.com
Tulisan ini berasal dari redaksi newsline.id

0 Komentar